Skip to main content

Posts

Don't Become a Scientist!

Apakah Anda berpikir untuk menjadi seorang ilmuwan? Apakah Anda ingin mengungkap misteri alam, melakukan eksperimen atau melakukan perhitungan untuk mempelajari cara kerja dunia? Lupakan! Sains itu menyenangkan dan mengasyikkan. Sensasi penemuan itu unik. Jika Anda cerdas, ambisius dan pekerja keras, Anda harus mengambil jurusan sains sebagai sarjana. Tapi cukup segitu saja. Setelah lulus, Anda harus berurusan dengan dunia nyata. Itu berarti Anda tidak perlu mempertimbangkan untuk lulus sekolah dalam sains. Sebaliknya, lakukan sesuatu yang lain: sekolah kedokteran, sekolah hukum, komputer atau teknik, atau sesuatu yang menarik bagi Anda. Mengapa saya (seorang profesor fisika) mencoba untuk mencegah Anda dari mengikuti jalur karier yang berhasil bagi saya? Karena zaman telah berubah (saya menerima gelar Ph.D saya pada tahun 1973, dan resmi jadi ilmuwan tahun 1976). Ilmu pengetahuan Amerika tidak lagi menawarkan jalur karier yang masuk akal. Jika Anda lulus sekolah sains, itu ber...

Mahasiswa S-2 dan S-3 rentan gangguan jiwa

Kasus-kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa S2 dan S3 mengejutkan masyarakat. Masyarakat menilai mahasiswa strata lanjut ini dianggap sebagai kumpulan manusia yang hebat, sehingga dianggap kebal penyakit. Kesehatan jiwa sampai saat ini kurang ditanggapi serius oleh masyarakat. Mungkin masyarakat menilai penyakit jiwa kurang berbahaya dibanding, katakanlah, kanker, AIDS, TBC dan DM, serta kini: Covid-19. Stigma negatif orang yang bermasalah dengan kesehatan jiwanya adalah orang gila yang tidak mampu mengelola beban hidupnya: Ah, itu karena kurang imannya. Cengeng. Gitu saja mengeluh. Demikian ucapan-ucapan negatif yang sering terdengar di kalangan masyarakat luas. Mengapa hanya mahasiswa S2 dan S3 saja yang terdampak, apakah mahasiswa S1 tidak terpengaruh kesehatan jiwanya dengan beban kuliahnya? Nah untuk pertanyaan ini perlu baca-baca lagi jurnal kesehatan lebih banyak. Kesehatan Fisik dan Psikis: perspektif statistik Penelitian yang melibatkan sampel sejumlah 3.659 mahasiswa...

Fakta dan Data Parkinsonismus

Sudah sejak awal 2016 bergaul akrab dengan Parkinsonismus, ada beberapa informasi dan pengalaman yang ingin saya bagi. Gejala Semua jenis Parkinsonismus atau sindrom Parkinson gejala utamanya terdiri atas trias tremor-rigiditas-bradikinesia, dapat diobati dengan terapi penyakit Parkinson (Nuartha, 2015, hal. 335). Penyebab Trauma kepala K eracunan obat-obatan (terutama antibiotika) dosis tinggi Dan lain-lain yang belum jelas: psikis, degeneratif. Terapi Obat-obatan Campuran Lepodova (L-dova) dan Benserazide HCl dengan merk dagang Levopar atau Madopar. THP diberikan untuk mengurangi tremor (merk dagang Hexymer). Pramepexol (merk dagang Sifrol) bisa juga disertakan dalam dosis yang diawasi ketat (Nuartha, 2015, hal. 337). Dari 3 jenis obat di atas, Sifrol-lah (0,375 mg), yang paling patut dicemaskan. Satu blister, 10 tablet, seharga (sekitar) Rp.300.000, lumayan bila sehari 1 tablet maka 1 bulan mesti sedia Rp.900.000-an. THP dan Lepodova masih cukup terjangkau di merk-merk terten...

Apakah etis pengelola jurnal ilmiah yang sering meloloskan tulisannya sendiri?

Menulis karya ilmiah saat ini sifatnya wajib bagi kalangan dosen, peneliti dan guru untuk menunjang karir mereka. Mulai menjamurnya jurnal-jurnal baru, di sisi lain, kewajiban menulis masih bersifat perintah, membuat para akademisi tergopoh-gopoh menyongsongnya. Kewajiban ini belum berakar dalam kultur dunia akademik di Indonesia, sehingga isu etika nampaknya masih kurang diperhatikan. Saya tidak membahas fenomena seperti pertanyaan pertama di atas. Saya rasa kultur di negara kita masih kepayahan menyerap isu publikasi ilmiah lainnya yang lebih serius: plagiarisme. Tulisan ini tidak hendak membahas plagiarisme, yang juga masih belum menyatu secara kultur sehingga masih banyak terjadi. Tulisan ini tentang masalah etika lainnya, seperti fokus tulisan ini, juga perlu mulai diperhatikan, yakni mengenai etika mempublikasikan artikel karya sendiri di dalam jurnal yang penulis kelola atau istilahnya: self-publishing . Catatan-catatan dari Komite Etika Publikasi (Committee on Publication Ethic...

Bolehkah paper yang kita presentasikan di suatu konferensi, diterbitkan di sebuah jurnal lain?

Pertanyaan di atas saya ajukan di Quora , berikut 2 jawabannya. Jawaban 1 Konferensi ilmiah ada banyak macamnya. Kalau dalam konferensi tersebut Anda diminta untuk mengirimkan fullpaper Anda kamudian fullpaper tersebut akan dipublikasikan dalam proceeding, maka jawabannya tidak boleh karena paper tersebut sudah dianggap sudah dipublikasikan. Lain ceritanya jika konferensi ilmiah tersebut tidak meminta Anda untuk mengirimkan fullpaper dan tidak dipublikasikan dalam proceeding. Biasanya, konferensi ilmiah seperti ini hanya meminta Anda untuk mengirimkan Abstrak saja. Nah, kalau disini, Anda baru boleh untuk mengirimkan fullpaper Anda ke sebuah penerbit jurnal. Hal ini dikarenakan paper Anda masih dianggap belum dipublikasikan sehingga dapat Anda ajukan ke penerbit jurnal untuk diterbitkan. Selama kuliah S1, saya sudah 6 kali mengikuti konferensi (2 nasional dan 4 internasional) untuk mempresentasikan hasil riset saya. Selama mengikuti konferensi ini, saya tidak pernah mengikuti satupun k...

Masa depan aplikasi berbasis mobile: perspektif distribusi jaringan internet

Binbing Zheng, Assistant Professor di Michigan State University, dalam tulisannya di The Conversation, menyatakan program one-to-one , suatu program yang memberikan laptop pada tiap siswa di Amerika Serikat, yang diinisiasi oleh Maine Learning Technology Initiative (MLTI) pada 2002, terbukti sukses memajukan para siswa. Hal itu tampak dari nilai yang baik pada mata pelajaran sains, menulis, matematika, hingga bahasa Inggris. Alasan kesuksesan itu sederhana saja: laptop adalah gerbang abad 21, abad telekomunikasi dan informatika. PERMASALAHANNYA…. Untuk mendukung ide elektronik pendidikan, mutlak diperlukan jaringan internet. Kenyataannya jaringan internet, bahkan untuk area sekitar pantura Jawa, masih banyak blank-spot. Jangkauan sinyal Telkomsel di sekitar Semarang, Kendal dan Batang (sumber: nperf.com ) Bisa dilihat dalam peta di atas, perhatikan kode warnanya. Bisa dibilang bahwa yang terkover sinyal Telkomsel rata-rata hanya 25% saja dari wilayah dalam peta tersebut. See? Realisti...

Pilpres 2014 dan 2019: perspektif metaforik

Pilpres 2014, bagi saya, adalah pengalaman sejarah negara yang ajaib dalam perspektif pribadi saya. Bagaimana tidak, nama lengkap saya dalam 2 kata terakhirnya mirip dengan nama Pak Joko Widodo (Jkw). Nama lengkap saya FCM Djoko Widodo. Asli, ini tidak ngarang. Itu satu fakta. Fakta lainnya, saya lahir di tanggal dan bulan yang sama dengan Pak Prabowo Subianto (PS). Sejak tahu fakta itu, saya jadi tertarik dengan rekam jejak PS. Saya mulai intens mengikuti perjalanan hidupnya yang ditulis dalam berbagai artikel media massa dan buku-buku biografi tokoh-tokoh penting. Ketika PS intens beriklan, jauh sebelum pilpres 2014, saya heran. Orang ini narsistik atau jenius? Apa maksudnya? Kemanakah arus hendak dia arahkan? Kembali ke Pilpres 2014. Tahun 2014 menjelang pilpres saya termenung-menung, milih yang mana ya? Ketika akhirnya menentukan pilihan, saya masih juga termangu. Kegalauan ini seolah menjelma dalam skala yang lebih luas dengan terbelahnya masyarakat dalam pilpres 2014 lalu. Ya. Te...

Apakah profesi surveyor (petugas ukur pertanahan) akan benar-benar hilang ditelan era Revolusi Industri 4.0?

Presiden Jokowi, melalu Tjahjo Kumolo (Menpan RB), mencanangkan program efisiensi birokrat dengan memangkas beberapa level pejabat eselon yang dianggap tidak menampakkan manfaat yang diharapkan (sumber: Detik.com dan Kompas.com ). Saya mengamati kebijakan ini sangat startegis dalam mengantisipasi perubahan yang kita kenal dengan istilah Revolusi Industri 4.0. Perkembangan ini membawa efek disrupsi terhadap beberapa profesi yang kita kenal selama ini, yang akhirnya mau tidak mau elemen birokrat mesti menyesuaikan. Pendekatan Baru Kegiatan Pengukuran dan Pemetaan Dalam hal profesi surveyor menarik untuk dikaji mempertimbangkan karakteristik profesi dan perkembangan teknologi. Sebagai contoh penggunaan peta bersumber dari OpenStreetMap (OSM) telah banyak dikembangkan dalam rangka pengukuran dan pemetaan perkotaan. OSM dalam rangka survei kadaster, meliputi: keuntungan dan kerugian penggunaan metode online dan keterbukaan prosedur. Selanjutnya mengkaji perbedaan peran pengguna level paka...

Jack Ryan: the shadow recruit

10 Agustus 2019 Hmmm saya yakin tukang siomay yang sering lewat depan rumah adalah intel. Apa alasannya? Karena dia selalu datang di jam dan menit yg hampir konsisten: 13.05 sd 13.15. Mana ada tukang siomay yang demikian tertib dan disiplin? Lagian rumah saya ada di gang buntu. Makin aneh kan? Apa dia memata-matai saya? Atau jangan-jangan dia intel dari bank tempat saya bikin CC? Namun saya harus tetep husnudzon…. Prasangka baik. Bisa jadi dia tepat waktu karena ada fingerprint absensi di ujung gang… entahlah, belum saya cek lebih jauh…. Yang jelas rumah di ujung gang itu ada papan nama "Sewa HT". Ngeri gak tuh. Saya janji akan terus update infonya di thread ini. Salam. Update 17 Agustus 2019 Dia bawa anak buah!! Ya ketika rakyat Indonesia sedang sibuk menikmati perayaan HUT RI ke 74, dia malah sibuk mentoring yuniornya. Hanya saya yang sadar, karena setelah selesai mengikuti upacara 17-an, saya langsung pulang. Tidak ikut makan-makan tumpeng. Apalagi ikutan lomba makan krupu...

Barokallahulaka...

https://youtu.be/fBBKbQwrgJ8 Barokallahu laka Barokallahu 'alaika Wa jama'a bainakum Fi khoiri Fi khoiri Semoga Allah melimpahkan berkah Semoga Allah taburkan kebaikan Dan semoga engkau berdua Dikumpulkan dalam kebahagiaan Dan semoga engkau berdua Dikumpulkan dalam kebahagiaan Bila Allah jadikan pernikahan ini berkah Keindahan kan menjadi kebaikan Kemesraan dan canda ceria Kan menjadi kesucian agung Kemesraan dan canda ceria Kan menjadi kesucian agung Bila Allah jadikan pernikahan ini berkah Airmata kan menjadi kearifan Segala kekurangan akan menumbuhkan Menumbuhkan kebesaran jiwa Bersemailah kemaslahatan Bersemi dari hari ke hari Bila berkah Allah tiada bersama Bahagia bisa jadi nestapa Canda mesra bawa petaka

Salam Swara Bhumi

https://youtu.be/aqYCQFkmYvs Muslimin wal muslimat semua Assalamu 'alaikum Jumpa lagi bersama Swami Alunan nasyid Swara Bhumi Semoga rahmat dan hidayah Nya Slalu tercurah kepada kita Karena pertemuan ini Hanya karena Allah Ta'ala Assalamu 'aikum...

Anugrah

https://youtu.be/QCAKs_Wcmco Intro: Pap curap ... Huuu... Bersyukurlah kepadaNya Jangan ingkari nikmat yang kau dapatkan Hendaklah setiap kesempatan Jangan engkau sia-siakan Untuk beribadah kepadaNya Anugerah yang kau dapatkan Adalah wujud nikmat yang tak terkira Dari Allah yang Maha Pengasih Sebagai cinta pada umatNya Semua.. Marilah hei kawan Kembali ke fitrah Sadarlah hei kawan Umur kita semakin berkurang Pandailah bersyukur Dengan perbanyak amal dan ibadah

Anak Rohis

https://youtu.be/6Ra4vs97bZ4 Aku anak Rohis Selalu optimis Dengan gaya necis Pasang wajah manis Berjenggot tipis Tidak berkumis Walau kantongku tipis Tetap aktivis https://youtu.be/oCrbTqHJGf0

Akhlaq Baginda Rasul SAW

https://youtu.be/SycnmsetLX8 Bertanya sahabat pada bunda Aisyah Tentang akhlaq suaminya Bunda hanya dapat menyeka airmata Ia hanya mampu berkata Kaana kullu amrihi 'ajaba Kaana kullu amrihi 'ajaba Begitulah kesaksian bunda Aisyah Tatkala suaminya tak lagi dapat memintanya bicara Ia bicara dengan jiwa Karena semua perilaku Rasul Sungguh menakjubkan baginya Narasi: Dialah yang menjahit sendiri pakaiannya, Dialah yang memerah sendiri susu dari dombanya, Dia lembut pada istrinya Sampai-sampai sholat malam pun.. Dia minta perkenannya

Agar Cinta Bersemi Indah

https://youtu.be/2VzZKhUyu_c * Agar Cinta Bersemi.. Indah... ** Agar cinta bersemi indah Hingga bunga-bunga bermekaran Dan canda-canda kecil menyegarkan jiwa Siramilah taman ini Dengan cinta yang berseri Jangan kau biarkan Daun-daun berguguran Dan tangkai-tangkai cinta berjatuhan

Rukun Iman ke-7

Mengapa saat ini hasil ukur petugas ukur kantor pertanahan sering diragukan? Jaman Belanda petugas ukur itu sakral. Jabatan yang agung sekelas: guru, dokter, hakim, jaksa dan polisi. Mesti dikerjakan sepenuh hati dan upaya, dengan penuh keagungan laku. To be continued...

Silaf Fikir Konservasi Alam

Sudah sejak Januari lalu harimau, Bonita namanya, dilaporkan meneror warga . Terakhir diberitakan sudah sukses mengirim 2 warga ke alam barzakh. Hingga kini pemerintah masih berkutat dalam ikhtiyar bagaimana menangkap hidup si Bonita. Sementara warga sudah tidak tahan dengan teror yang mengganggu keseharian dan menginginkan harimau segera ditembak mati. Saya rasa ada silaf fikir pemerintah, dan lembaga-lembaga konservasi alam lokal, memandang visi konservasi. Visi atau konsep dasar konservasi adalah untuk menjamin kelangsungan hidup umat manusia dengan cara melestarikan alam. Ketika seekor Grizzly mencabik pendaki gunung, reaksi yang berwenang jelas, sederhana dan tanpa ragu: tembak mati si Grizzly. Tidak ada toleransi. Begitu yang dilestarikan mengancam hidup yg melestarikan, tiada jalan lain: tembak mati. Inilah logika yang lempeng. Jadi inget kisah lama, gajah vs warga lampung . Sejumlah warga tewas dihajar gajah. Heboh sebentar di riuh headline media massa. Truss sunyiiii…Nah, keti...

Arti Harta dan Anak bagi seorang Muslim

المال والبنون زينت الحيوة الدنيا والباقيات الصالحات خير عندربك ثوا  با وخير املا Harta dan anak2 adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amal kebajikan yang terus menerus adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan QS Al-Kahfi 46

Polemik Sertipikat HGB Pulau C dan D Kamal Muara Jakarta Utara

Terbitnya Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas Pulau C dan D di Teluk Jakarta, Kelurahan Kamal Muara Jakarta Utara, menjadi perbincangan hangat di media sosial akhir-akhir ini. Harian Kompas tanggal 28 Agustus 2017 menyebut Sertipikat HGB bernomor 1897/HGB/BPN-09.05/2017 tersebut diberikan kepada PT Kapuk Niaga Indah (KNI) seluas 3.120.000 meter persegi. Berbeda dengan Kompas, Kepala Kanwil BPN DKI Jakarta, M Najib Taufieq menyebutkan dalam siaran pers tertanggal 28 Agustus 2017, yang juga beredar ramai di medsos, bahwa pemegang HGB pulau C dan D adalah PT Kapuk Naga Indah. Hal ini sesuai dengan screenshot sertipikat bersangkutan yang banyak beredar di berbagai jaringan medsos.