Skip to main content

Jack Ryan: the shadow recruit

10 Agustus 2019

Hmmm saya yakin tukang siomay yang sering lewat depan rumah adalah intel. Apa alasannya? Karena dia selalu datang di jam dan menit yg hampir konsisten: 13.05 sd 13.15.


Mana ada tukang siomay yang demikian tertib dan disiplin? Lagian rumah saya ada di gang buntu. Makin aneh kan? Apa dia memata-matai saya? Atau jangan-jangan dia intel dari bank tempat saya bikin CC?


Namun saya harus tetep husnudzon…. Prasangka baik. Bisa jadi dia tepat waktu karena ada fingerprint absensi di ujung gang… entahlah, belum saya cek lebih jauh…. Yang jelas rumah di ujung gang itu ada papan nama "Sewa HT". Ngeri gak tuh.


Saya janji akan terus update infonya di thread ini. Salam.


Update 17 Agustus 2019


Dia bawa anak buah!! Ya ketika rakyat Indonesia sedang sibuk menikmati perayaan HUT RI ke 74, dia malah sibuk mentoring yuniornya. Hanya saya yang sadar, karena setelah selesai mengikuti upacara 17-an, saya langsung pulang. Tidak ikut makan-makan tumpeng. Apalagi ikutan lomba makan krupuk atau balap karung ala tuyul ber-helm,


Yaa, hanya saya saksinya!


Sesiangan itu saya ngendon di rumah. Sembari nunggu main event UFC 241 di tivi kabel. Duel maut Daniel Cormier vs Stipe Miocic. Masyarakat sekitar sedang sibuk bergembira-ria. Ini salah. Kita boleh bersuka cita. Tapi tetap waspada. Inilah episode "Jack Ryan: Shadow Recruit" ala tukang siomay.


Sayang, saking kagetnya, saya tidak sempat mengambil gambarnya.


Update 25 Oktober 2019


Rumah ujung jalan yang saya curigai terpasang absensi fingerprint dan "Sewa HT", kini kosong. Penghuninya sudah pindah. Saya tidak tahu kapan tepatnya. Saya lengah. Maafkan saya.


Tapi....si Jack Ryan (tukang siomay), teuteup hadir tepat waktu kemarin-kemarin ini. Mengalahkan disiplin para pegawai yang gajinya kini makin tinggi (lho?).


Update final


Masih belom final...

Comments

Popular posts from this blog

Nasyid SWARA BHUMI STPN Yogyakarta: sebuah catatan perjalanan

Background Alhamdulillah wa sholaatu ala Rasulillah Berawal di penghujung tahun 2013, ketika saya memulai jalan panjang di program S-3 Ilmu Teknik Geomatika, Departemen Teknik Geodesi UGM. Muncul gagasan-gagasan yang berkesinambungan dengan obrolan via telepon dengan Pak Mardianto (STPN 1998) dan Pak Jusvan (STPN 1998). Gagasan untuk re-mastering lagu-lagu nasyid Swara Bhumi. Langkah awal mesti diambil. Inventarisasi rekaman analog yang tersisa dari perjalanan sejarah SWAMI (1999 sd 2002) merupakan langkah awal yang baik. Setelah dodos-dodos (apa ya bahasa Indonesianya), ditemukanlah 2 kaset. Berbekal 2 kaset kompilasi SWAMI itu, yang merekam peristiwa-peristiwa: rekaman di Radio Arma 11, Live Performance di Brebes dan rekaman di Studio Retjo Buntung (album kolaborasi Swami, Justice Voice dan ust Fauzil Adhim: Agar Cinta Bersemi Indah “ACBI”), dimulailah proyek digitalisasi lagu-lagu SWAMI. Bersyukur, gayung bersambut. Pak Trisno (STPN 1998) dan Pak Sugiyanto (STPN 1998) berkenan menja...

Don't Become a Scientist!

Apakah Anda berpikir untuk menjadi seorang ilmuwan? Apakah Anda ingin mengungkap misteri alam, melakukan eksperimen atau melakukan perhitungan untuk mempelajari cara kerja dunia? Lupakan! Sains itu menyenangkan dan mengasyikkan. Sensasi penemuan itu unik. Jika Anda cerdas, ambisius dan pekerja keras, Anda harus mengambil jurusan sains sebagai sarjana. Tapi cukup segitu saja. Setelah lulus, Anda harus berurusan dengan dunia nyata. Itu berarti Anda tidak perlu mempertimbangkan untuk lulus sekolah dalam sains. Sebaliknya, lakukan sesuatu yang lain: sekolah kedokteran, sekolah hukum, komputer atau teknik, atau sesuatu yang menarik bagi Anda. Mengapa saya (seorang profesor fisika) mencoba untuk mencegah Anda dari mengikuti jalur karier yang berhasil bagi saya? Karena zaman telah berubah (saya menerima gelar Ph.D saya pada tahun 1973, dan resmi jadi ilmuwan tahun 1976). Ilmu pengetahuan Amerika tidak lagi menawarkan jalur karier yang masuk akal. Jika Anda lulus sekolah sains, itu ber...

Kenali Tanda-tanda Orang Yang Disejahterakan Allah

"Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya" (QS 39:73) Sungguh bahagia orang yang taqwa kepada Tuhannya. Dia akan selalu berada dalam kebaikan. Melalui tanda-tandanya, kamu dapat mengenalinya. - Dimanapun dia berada, kesucian selalu memancar di wajahnya, kedamaian selalu merambah kepada orang-orang di sekitarnya, kedermawanannya selalu mengalahkan kebutuhannya. - Dia tidak disusahkan dengan berkurangnya harta benda dan akalnya selalu berada di atas nafsunya. - Dengan kata-kata, dia selalu menebar keselamatan kepada siapa saja, yang dikenalnya atau tidak. Maka bila kamu ingin dikelompokkan ke dalam golongan orang-orang yang berbahagia tersebut, hendaklah kamu tidak pernah merasa letih untuk men...