Skip to main content

Peta Bidang Tanah sebagai implementasi SIG Berbasis Persil

Peta bidang tanah merupakan salah satu implementasi SIG berbasis persil / bidang. Peta bidang tanah merupakan informasi spasial yang memiliki tingkat kedetilan yang sangat tinggi. Dengan tingkat kedetilan yang sangat tinggi peta bidang tanah sangat ideal untuk berbagai analisis spasial untuk berbagai keperluan, antara lain: pengawasan penggunaan tanah [1], perencanaan tata guna tanah dan tata ruang wilayah [2]–[4], pemodelan spatio-temporal dalam SIP [5], pengawasan pasar tanah, bank tanah dan tanah sebagai jaminan kredit  [6], pengawasan lingkungan [7].

Yogyakarta, 6 Juni 2015
Fahmi Charish Mustofa
fahmicmdw@gmail.com

Daftar Pustaka:


[1]         W. Bin, Y. Jian, Z. Zhongming, M. Yu, Y. Anzhi, C. Jingbo, H. Dongxu, L. Xingchun, dan L. Shunxi, “Parcel-Based Change Detection in Land-Use Maps by Adopting the Holistic Feature,” IEEE Journal of Selected Topics in Applied Earth Observations and Remote Sensing, vol. 7, no. 8, pp. 3482–3490, 2014.

[2]         B. j Drake, “Use and Data Quality Analysis of a Parcel-Based Land Information System for Identification of Potential Remediation Sites,” State University of New York, College of Environmental Science and Forestry, New York, USA, 1992.

[3]         K. S. Lu, “A Parcel GIS-Based Multinomial Logistic Model for Destination Land Use Prediction,” The Graduate School of Clemson University, Clemson, South Carolina, USA, 2001.

[4]         B. Stone dan J. M. Norman, “Land use planning and surface heat island formation: A parcel-based radiation flux approach,” Atmospheric Environment, vol. 40, no. 19, pp. 3561–3573, 2006.

[5]         J. Heo, “Devlopment and Implementation of A Spatio-Temporal Data Model for Parcel-Based Land Information Systems,” University of Wisconsin-Madison, USA, 2001.

[6]         T. Hermosilla, J. M. Díaz-Manso, L. a. Ruiz, J. a. Recio,  a. Fernández-Sarría, dan P. Ferradáns-Nogueira, “Analysis of parcel-based image classification methods for monitoring the activities of the Land Bank of Galicia (Spain),” Applied Geomatics, vol. 4, no. 4, pp. 245–255, 2012.

[7]         R. E. McMullen, “A Parcel-Based Approach to Prioritizing for Protection: A Case Study in The Credit River Watershed,” University of Guelph, Canada, 2002.

Comments

Popular posts from this blog

Nasyid SWARA BHUMI STPN Yogyakarta: sebuah catatan perjalanan

Background Alhamdulillah wa sholaatu ala Rasulillah Berawal di penghujung tahun 2013, ketika saya memulai jalan panjang di program S-3 Ilmu Teknik Geomatika, Departemen Teknik Geodesi UGM. Muncul gagasan-gagasan yang berkesinambungan dengan obrolan via telepon dengan Pak Mardianto (STPN 1998) dan Pak Jusvan (STPN 1998). Gagasan untuk re-mastering lagu-lagu nasyid Swara Bhumi. Langkah awal mesti diambil. Inventarisasi rekaman analog yang tersisa dari perjalanan sejarah SWAMI (1999 sd 2002) merupakan langkah awal yang baik. Setelah dodos-dodos (apa ya bahasa Indonesianya), ditemukanlah 2 kaset. Berbekal 2 kaset kompilasi SWAMI itu, yang merekam peristiwa-peristiwa: rekaman di Radio Arma 11, Live Performance di Brebes dan rekaman di Studio Retjo Buntung (album kolaborasi Swami, Justice Voice dan ust Fauzil Adhim: Agar Cinta Bersemi Indah “ACBI”), dimulailah proyek digitalisasi lagu-lagu SWAMI. Bersyukur, gayung bersambut. Pak Trisno (STPN 1998) dan Pak Sugiyanto (STPN 1998) berkenan menja...

Don't Become a Scientist!

Apakah Anda berpikir untuk menjadi seorang ilmuwan? Apakah Anda ingin mengungkap misteri alam, melakukan eksperimen atau melakukan perhitungan untuk mempelajari cara kerja dunia? Lupakan! Sains itu menyenangkan dan mengasyikkan. Sensasi penemuan itu unik. Jika Anda cerdas, ambisius dan pekerja keras, Anda harus mengambil jurusan sains sebagai sarjana. Tapi cukup segitu saja. Setelah lulus, Anda harus berurusan dengan dunia nyata. Itu berarti Anda tidak perlu mempertimbangkan untuk lulus sekolah dalam sains. Sebaliknya, lakukan sesuatu yang lain: sekolah kedokteran, sekolah hukum, komputer atau teknik, atau sesuatu yang menarik bagi Anda. Mengapa saya (seorang profesor fisika) mencoba untuk mencegah Anda dari mengikuti jalur karier yang berhasil bagi saya? Karena zaman telah berubah (saya menerima gelar Ph.D saya pada tahun 1973, dan resmi jadi ilmuwan tahun 1976). Ilmu pengetahuan Amerika tidak lagi menawarkan jalur karier yang masuk akal. Jika Anda lulus sekolah sains, itu ber...

Kenali Tanda-tanda Orang Yang Disejahterakan Allah

"Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya" (QS 39:73) Sungguh bahagia orang yang taqwa kepada Tuhannya. Dia akan selalu berada dalam kebaikan. Melalui tanda-tandanya, kamu dapat mengenalinya. - Dimanapun dia berada, kesucian selalu memancar di wajahnya, kedamaian selalu merambah kepada orang-orang di sekitarnya, kedermawanannya selalu mengalahkan kebutuhannya. - Dia tidak disusahkan dengan berkurangnya harta benda dan akalnya selalu berada di atas nafsunya. - Dengan kata-kata, dia selalu menebar keselamatan kepada siapa saja, yang dikenalnya atau tidak. Maka bila kamu ingin dikelompokkan ke dalam golongan orang-orang yang berbahagia tersebut, hendaklah kamu tidak pernah merasa letih untuk men...