Geoportal adalah salah satu contoh implementasi IDS Global (GSDI = Global Spatial Data Infrastructure) yang memanfaatkan tekologi web. Portal di GSDI disebut Geoportal yang memiliki motto “kebebasan yang bersatu” – freedom united [1]. Motto “kebebasan yang bersatu” mencerminkan fakta bahwa geoportal adalah jaringan portal yang didirikan oleh berbagai organisasi, masing-masing dengan otonomi sendiri, tetapi bekerja dalam satu set aturan. Berikut diuraikan secara singkat geoportal dalam perjalanan sejarah GSDI di beberapa negara di dunia.
GEOSS Portal dibangun oleh Group on Earth Observations (GEO) memberikan informasi spasial mengenai dengan curah hujan, permukaan tanah, temperatur, tutupan lahan, urbanisasi, suhu permukaan laut, pengamatan aliran sungai, kondisi atmosfer, ketinggian, kelembaban tanah [2] lihat Gambar 1.

Gambar 1. Halaman portal GEOSS [3]
Hampir setiap negara bagian atau kota di Amerika Serikat membangun geoportalnya masing-masing, sebagai contoh POLARIS 3G oleh Mecklenburg County (North Carolina, USA) dan GEOPORTAL oleh negara bagian California. POLARIS 3G menyediakan informasi bidang tanah. Sedangkan GEOPORTAL menyediakan informasi terkait lingkungan (bencana alam, sumberdaya alam, dan lain-lain).
POLARIS 3G merupakan portal informasi spasial milik pemerintah daerah Mecklenburg County USA yang memuat informasi mengenai bidang tanah. POLARIS 3G (Property Ownership Land Records Information System - A Third Generation System) memberikan informasi spasial, antara lain: bidang tanah, batas wilayah administrasi, zonasi, wilayah kode pos, dll yang disertai informasi atribut, antara lain: nomor rumah, nomor identifikasi bidang tanah, dll. Portal disajikan berbasis peta dari OpenStreetMap menyediakan tema-tema: label, batas wilayah, pembanguna tanah, situs bersejarah dan lain-lain (Mecklenburg County, 2015b). POLARIS 3G pada tahun 2014 mendapat penghargaan dalam kategori teknologi informasi dari asosiasi pemerintahan daerah di Amerika Serikat atau NACo - The National Association of Counties [5].

Gambar 2. Tampilan portal informasi bidang tanah Mclenburg County: POLARIS 3G (Mecklenburg County, 2015b)
Portal milik pemerintah negara bagian California, GEOPORTAL, menyediakan informasi terkait lingkungan wilayah pesisir pantai California. Portal disajikan sederhana memuat 3 (tiga) sub portal. Sub portal tersebut terdiri dari: Featured Data – yang menyediakan data spasial pantai dan kelautan prioritas tinggi, Coastal Viewer – yang menyediakan penambahan dan tampilan data serta cetak peta dan Tools and Resources – yang menyediakan tautan ke perangkat analisis atau geoportal lain [6].

Gambar 3. Tampilan portal California Coastal Geoportal milik pemerintah California (California Government, 2015)
Filipina membangun geoportal dengan nama Philippine Geoportal yang menyediakan informasi spasial, antara lain: lokasi goa, jenis iklim, garis kontur dalam berbagai skala, pengelolaan hutan berbasis masyarakat dan lain-lain. Geoportal tersebut juga menyediakan peta dasar berbagai skala untuk keperluan perencanaan strategis, pengambilan kebijakan, analisis situsasi dan berbagai keperluan lain yang membutuhkan analisis spasial [7].
Tampilan awal Philippine Geoportal mudah dipahami dengan 4 (empat) modul aplikasi, yakni: (1) Map Viewer: layanan yang menyediakan tampilan informasi geospasial (lihat Gambar XY); (2) Map Catalog: layanan metadata untuk pencarian konten informasi geospasial dengan bantuan kata kunci; (3) Map Builder: kumpulan prosedur untuk mengunggah informasi geospasial; dan (4) Web Map: kumpulan aplikasi peta berbasis web untuk berbagai kepentingan (pariwisata, mitigasi bencana, dan lain sebagainya).

Gambar 4. Tampilan modul Map Viewer portal Phillipine Geoportal(The Philippine Geoportal Project, 2015)
Negara-negara Eropa bahkan telah memiliki satu portal bersama yang menyediakan wadah bagi proses bagi-pakai informasi geospasial di antara negara Eropa. Portal bersama tersebut adalah INSPIRE (Infrastructure for Spatial Information in Europe). INSPIRE mempunyai tujuan mewujudkan IDS di Eropa (Europe Union) yang memungkinkan bagi-pakai informasi spasial antara organisasi masyarakat dan menyediakan akses informasi spasial yang lebih baik bagi masyarakat seluruh Eropa [8].
Tampilan geoportal INSPIRE menyediakan 3 (tiga) fungsi umum, yaitu: (1) Discovery / Viewer, (2) Metadata Editor dan (3) Validator. Tidak sekedar portal, INSPIRE menyediakan pedoman yang memberikan arahan terhadap pengambilan kebijakan lintas batas. Pedoman INSPIRE (INSPIRE Directive) menuntun pembangunan IDS di Eropa dengan berdasar kepada prinsip-prinsip umum, yaitu:
(1) data semestinya dibuat atau dikumpulkan sekali saja dan disimpan dengan baik sehingga memudahkan pemeliharaan secara lebih efektif,
(2) data semestinya dapat dikombinasikan menghasilkan informasi spasial yang utuh dari berbagai sumber di seluruh Eropa dan bisa dibagi-pakai oleh berbagai pengguna dan aplikasi,
(3) data semestinya dbuat atau dikumpulkan sedemikian rupa sehingga bisa digunakan dalam berbagai tingkat skala, bisa didetilkan untuk penelitian yang mendalam dan mendukung keperluan strategik,
(4) informasi geografis yang diperlukan untuk pemerintahan yang baik harus senantiasa tersedia dan transparan,
(5) mudah ditemukan. (INSPIRE, 2015).

Gambar 5. Tampilan fungsi Discovery/Viewer pada portal INSPIRE(sumber: http://inspire-geoportal.ec.europa.eu/discovery/)
Pengembangan IDS di Indonesia dikoordinasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Sebagai bagian dari pembangunan IDS di Indonesia, pada tanggal 17 Oktober 2011, BIG meluncurkan portal IDS Indonesia yang dinamai Ina-Geoportal [9].

Gambar 6. Ina-Geoportal, Indonesia (http://maps.ina-sdi.or.id)
Ina-Geoportal merupakan jaringan data spasial berbasis web / internet. Ide pokok Ina-Geoportal adalah bahwa permasalahan sosial dan ekonomi dapat diamati dan dianalisis lebih baik dengan menggunakan data spasial sehingga ketersediaan data spasial yang baik. Data spasial yang baik akan mencegah terjadinya fenomena pulau-pulau informasi. Pulau informasi terjadi karena kurangnya koordinasi antara lembaga pengelola data spasial sehingga data spasial terpecah-pecah di masing-masing lembaga.
----------------------
Yogyakarta, 15 Mei 2015
Fahmi Charish Mustofa
fahmicmdw@gmail.com
Bahan bacaan:
[1] H. Koerten, Taming Technology: The narrative anchor reconciling time, territory and technology in geoinformation infrastructures. Amsterdam, The Netherlands: Delft University of Technology, 2011.
[2] GEO, “The Global Earth Observation System of Systems (GEOSS),” Website GEO (Group on Earth Observations), 2015. [Online]. Tersedia di: http://www.earthobservations.org/geoss.php. [Diakses: 14-Mei-2015].
[3] GEO, “GEOSS Portal,” Website GEO (Group on Earth Observations), 2015. [Online]. Tersedia di: http://www.geoportal.org/web/guest/geo_home_stp. [Diakses: 14-Mei-2015].
[4] Mecklenburg County, “POLARIS 3G (Property Ownership Land Records Information System - A Third Generation System),” 2015. [Online]. Tersedia di: http://polaris3g.mecklenburgcountync.gov/. [Diakses: 14-Mei-2015].
[5] Mecklenburg County, “Geospatial Information Services,” 2015. [Online]. Tersedia di: http://charmeck.org/mecklenburg/county/LUESA/GIS/Pages/Default.aspx. [Diakses: 14-Mei-2015].
[6] California Government, “California Coastal Geoportla (version 1.0),” 2015. [Online]. Tersedia di: https://data.cnra.ca.gov/portal/coastal/. [Diakses: 14-Mei-2015].
[7] The Philippine Geoportal Project, “What Is Geoportal?,” 2015. [Online]. Tersedia di: http://www.geoportal.gov.ph/. [Diakses: 15-Mei-2015].
[8] INSPIRE, “About INSPIRE,” 2015. [Online]. Tersedia di: http://inspire.ec.europa.eu/index.cfm/pageid/48. [Diakses: 15-Mei-2015].
[9] Tempo.co, “Satu Portal, Beragam Data Spasial,” Tempo Online, 20-Okt-2011. [Online]. Tersedia di: http://www.tempo.co/read/news/2011/10/20/095362496/Satu-Portal-Beragam-Data-Geospasial. [Diakses: 05-Mar-2014].
GEOSS Portal dibangun oleh Group on Earth Observations (GEO) memberikan informasi spasial mengenai dengan curah hujan, permukaan tanah, temperatur, tutupan lahan, urbanisasi, suhu permukaan laut, pengamatan aliran sungai, kondisi atmosfer, ketinggian, kelembaban tanah [2] lihat Gambar 1.

Gambar 1. Halaman portal GEOSS [3]
Hampir setiap negara bagian atau kota di Amerika Serikat membangun geoportalnya masing-masing, sebagai contoh POLARIS 3G oleh Mecklenburg County (North Carolina, USA) dan GEOPORTAL oleh negara bagian California. POLARIS 3G menyediakan informasi bidang tanah. Sedangkan GEOPORTAL menyediakan informasi terkait lingkungan (bencana alam, sumberdaya alam, dan lain-lain).
POLARIS 3G merupakan portal informasi spasial milik pemerintah daerah Mecklenburg County USA yang memuat informasi mengenai bidang tanah. POLARIS 3G (Property Ownership Land Records Information System - A Third Generation System) memberikan informasi spasial, antara lain: bidang tanah, batas wilayah administrasi, zonasi, wilayah kode pos, dll yang disertai informasi atribut, antara lain: nomor rumah, nomor identifikasi bidang tanah, dll. Portal disajikan berbasis peta dari OpenStreetMap menyediakan tema-tema: label, batas wilayah, pembanguna tanah, situs bersejarah dan lain-lain (Mecklenburg County, 2015b). POLARIS 3G pada tahun 2014 mendapat penghargaan dalam kategori teknologi informasi dari asosiasi pemerintahan daerah di Amerika Serikat atau NACo - The National Association of Counties [5].

Gambar 2. Tampilan portal informasi bidang tanah Mclenburg County: POLARIS 3G (Mecklenburg County, 2015b)
Portal milik pemerintah negara bagian California, GEOPORTAL, menyediakan informasi terkait lingkungan wilayah pesisir pantai California. Portal disajikan sederhana memuat 3 (tiga) sub portal. Sub portal tersebut terdiri dari: Featured Data – yang menyediakan data spasial pantai dan kelautan prioritas tinggi, Coastal Viewer – yang menyediakan penambahan dan tampilan data serta cetak peta dan Tools and Resources – yang menyediakan tautan ke perangkat analisis atau geoportal lain [6].

Gambar 3. Tampilan portal California Coastal Geoportal milik pemerintah California (California Government, 2015)
Filipina membangun geoportal dengan nama Philippine Geoportal yang menyediakan informasi spasial, antara lain: lokasi goa, jenis iklim, garis kontur dalam berbagai skala, pengelolaan hutan berbasis masyarakat dan lain-lain. Geoportal tersebut juga menyediakan peta dasar berbagai skala untuk keperluan perencanaan strategis, pengambilan kebijakan, analisis situsasi dan berbagai keperluan lain yang membutuhkan analisis spasial [7].
Tampilan awal Philippine Geoportal mudah dipahami dengan 4 (empat) modul aplikasi, yakni: (1) Map Viewer: layanan yang menyediakan tampilan informasi geospasial (lihat Gambar XY); (2) Map Catalog: layanan metadata untuk pencarian konten informasi geospasial dengan bantuan kata kunci; (3) Map Builder: kumpulan prosedur untuk mengunggah informasi geospasial; dan (4) Web Map: kumpulan aplikasi peta berbasis web untuk berbagai kepentingan (pariwisata, mitigasi bencana, dan lain sebagainya).

Gambar 4. Tampilan modul Map Viewer portal Phillipine Geoportal(The Philippine Geoportal Project, 2015)
Negara-negara Eropa bahkan telah memiliki satu portal bersama yang menyediakan wadah bagi proses bagi-pakai informasi geospasial di antara negara Eropa. Portal bersama tersebut adalah INSPIRE (Infrastructure for Spatial Information in Europe). INSPIRE mempunyai tujuan mewujudkan IDS di Eropa (Europe Union) yang memungkinkan bagi-pakai informasi spasial antara organisasi masyarakat dan menyediakan akses informasi spasial yang lebih baik bagi masyarakat seluruh Eropa [8].
Tampilan geoportal INSPIRE menyediakan 3 (tiga) fungsi umum, yaitu: (1) Discovery / Viewer, (2) Metadata Editor dan (3) Validator. Tidak sekedar portal, INSPIRE menyediakan pedoman yang memberikan arahan terhadap pengambilan kebijakan lintas batas. Pedoman INSPIRE (INSPIRE Directive) menuntun pembangunan IDS di Eropa dengan berdasar kepada prinsip-prinsip umum, yaitu:
(1) data semestinya dibuat atau dikumpulkan sekali saja dan disimpan dengan baik sehingga memudahkan pemeliharaan secara lebih efektif,
(2) data semestinya dapat dikombinasikan menghasilkan informasi spasial yang utuh dari berbagai sumber di seluruh Eropa dan bisa dibagi-pakai oleh berbagai pengguna dan aplikasi,
(3) data semestinya dbuat atau dikumpulkan sedemikian rupa sehingga bisa digunakan dalam berbagai tingkat skala, bisa didetilkan untuk penelitian yang mendalam dan mendukung keperluan strategik,
(4) informasi geografis yang diperlukan untuk pemerintahan yang baik harus senantiasa tersedia dan transparan,
(5) mudah ditemukan. (INSPIRE, 2015).

Gambar 5. Tampilan fungsi Discovery/Viewer pada portal INSPIRE(sumber: http://inspire-geoportal.ec.europa.eu/discovery/)
Pengembangan IDS di Indonesia dikoordinasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Sebagai bagian dari pembangunan IDS di Indonesia, pada tanggal 17 Oktober 2011, BIG meluncurkan portal IDS Indonesia yang dinamai Ina-Geoportal [9].

Gambar 6. Ina-Geoportal, Indonesia (http://maps.ina-sdi.or.id)
Ina-Geoportal merupakan jaringan data spasial berbasis web / internet. Ide pokok Ina-Geoportal adalah bahwa permasalahan sosial dan ekonomi dapat diamati dan dianalisis lebih baik dengan menggunakan data spasial sehingga ketersediaan data spasial yang baik. Data spasial yang baik akan mencegah terjadinya fenomena pulau-pulau informasi. Pulau informasi terjadi karena kurangnya koordinasi antara lembaga pengelola data spasial sehingga data spasial terpecah-pecah di masing-masing lembaga.
----------------------
Yogyakarta, 15 Mei 2015
Fahmi Charish Mustofa
fahmicmdw@gmail.com
Bahan bacaan:
[1] H. Koerten, Taming Technology: The narrative anchor reconciling time, territory and technology in geoinformation infrastructures. Amsterdam, The Netherlands: Delft University of Technology, 2011.
[2] GEO, “The Global Earth Observation System of Systems (GEOSS),” Website GEO (Group on Earth Observations), 2015. [Online]. Tersedia di: http://www.earthobservations.org/geoss.php. [Diakses: 14-Mei-2015].
[3] GEO, “GEOSS Portal,” Website GEO (Group on Earth Observations), 2015. [Online]. Tersedia di: http://www.geoportal.org/web/guest/geo_home_stp. [Diakses: 14-Mei-2015].
[4] Mecklenburg County, “POLARIS 3G (Property Ownership Land Records Information System - A Third Generation System),” 2015. [Online]. Tersedia di: http://polaris3g.mecklenburgcountync.gov/. [Diakses: 14-Mei-2015].
[5] Mecklenburg County, “Geospatial Information Services,” 2015. [Online]. Tersedia di: http://charmeck.org/mecklenburg/county/LUESA/GIS/Pages/Default.aspx. [Diakses: 14-Mei-2015].
[6] California Government, “California Coastal Geoportla (version 1.0),” 2015. [Online]. Tersedia di: https://data.cnra.ca.gov/portal/coastal/. [Diakses: 14-Mei-2015].
[7] The Philippine Geoportal Project, “What Is Geoportal?,” 2015. [Online]. Tersedia di: http://www.geoportal.gov.ph/. [Diakses: 15-Mei-2015].
[8] INSPIRE, “About INSPIRE,” 2015. [Online]. Tersedia di: http://inspire.ec.europa.eu/index.cfm/pageid/48. [Diakses: 15-Mei-2015].
[9] Tempo.co, “Satu Portal, Beragam Data Spasial,” Tempo Online, 20-Okt-2011. [Online]. Tersedia di: http://www.tempo.co/read/news/2011/10/20/095362496/Satu-Portal-Beragam-Data-Geospasial. [Diakses: 05-Mar-2014].
Comments
Post a Comment