Bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai Pemetaan Desa Lengkap? Darimanakah asal istilah tersebut? Bagaimana praktik dan kendalanya? Terima kasih.
Kesimpulan diskusi:
- Pemetaan Desa Lengkap sering disebut dalam artian pemetaan lengkap desa ke desa sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah No.10 tahun 1961 (PP.10/1961) tentang Pendaftaran Tanah.
- Pada perjalanannya kemudian PP.10/1961 diganti dengan PP.24/1997, dimana tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan peta lengkap desa sebagaimana diamanahkan PP.10/1961, dihapus.
- Penghapusan kewajiban tersebut disebabkan ketidakmampuan negara menanggung pembiayaan penyelenggaraan pendaftaran tanah berazas positif tersebut (sertipikasi bukan termasuk agenda prioritas).
- PP.24/1997 merubah azas pendaftaran tanah yang tadinya positif menjadi negatif bertendensi positif, artinya pendaftaran tanah diserahkan kepada inisiatif masyarakat.
- Dalam beberapa hal PP.24/1997 adalah penyederhanaan PP.10/1961.
- Beberapa pendapat menyatakan bahwa pentingnya pemetaan desa lengkap dimunculkan kembali dalam revisi PP.24/1997, dengan pertimbangan perkembangan teknologi saat ini memungkinkan realisasinya dengan biaya yang lebih murah.
- Pemetaan desa lengkap diakomodir kembali dalam Permen ATR 1/2015 – file belum punya
Narasumber:
Bambang Ardiantoro (Staf Ahli Keperseidenan Bidang Pertanahan)
Ronsen Pasaribu (Plt. Direktur Land Reform BPN-RI)
Bambang Wijanarko (mantan Kakanwil BPN Jateng, Direktur PHT)
Sigit Rachmawan (Kabid di Kanwil BPN Gorontalo)
Joko Soebagyo (Hakim Tipikor di Jakarta)
Sovya Rachman (Kasi HTPT Kalsel)
Edward Yamasita (Kasi BPN NTT)
Paul Lani (LSM pertanahan Jakarta, eks BPN)
Mansur Fahmi (Kasi Tematik Kanwil BPN Jateng)
Tasrifin Muhammad
Darmawan
dkk....
UPDATE AGUSTUS 2017
Beberapa bulan belakangan Kantor Pertanahan disibukkan dengan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Semangat PTSL bila dicermati sejalan dengan PP.10/1961. Impian memiliki peta bidang tanah semoga bisa terwujud dengan adanya program ini. Silahkan di-browse internet untuk mendapatkan info terkini dan peraturan mengenai PTSL.
LAMPIRAN PROSES DISKUSI:
Sovya Rachmaninoff Coba cek PP.10/1961 dan aturan pelaksanaannya
February 5 at 7:32pm · Unlike · 2
Sigit Rachmawan pemetaan desa lengkap mungkin berasal dari istilah pendaftaran tanah desa-demi desa atau pendaftaran tanah desa lengkap sesuai dengan PP 10/1961 yang telah diganti dengan PP 24/1997. Dalam pendaftaran tanah data yang diambil pertama kali adalah data ...See More
February 6 at 7:19pm · Unlike · 1
Bambang Ardiantoro PDL itu memetakan sCRA KADASTRAL semua bidang tanah yg ada di satu desa tanpa terlewat. Dasar smula PP 10/61, dg maksud penyiapan infrastruktur/bahan awal pendaftaran tanah satu desa seluruh kaveling tanah dg patokan awal data persil tanahbobyek pajak/...See More
February 6 at 8:10pm · Unlike · 3
Endy Adhyguna Pp.10 1961
February 6 at 8:16pm · Unlike · 1
Fahmi Charish Mustofa Trms pak Sigit Rachmawan dan pak Bambang Ardiantoro. Yg kemudian jd bingung, pemetaan desa demi desa sbgmn pp10-61 tdk scr jelas disinggung di pp24-97, unfortunatelly yah. Jd berdasar komen di atas bs kah saya simpulkan bahwa sbg pondasi pendaftaran tanah / kadastral adlh pemetaan desa lengkap (beserta bidangannya). Cmiiw.
February 6 at 9:12pm · Like
Bambang Ardiantoro PP 24 itu menurut saya lari dari tanggungjawab, wong semula PT tugas pemerintah yg aktif brubah jadi padif dg warga yg aktif lalu konsekuensix ya tiada PDL sebab jadi sporadis. Sy pernah lskukan inReg satu desa bisa kok saat jadi kabid, juga redistr ta...See More
February 6 at 9:25pm · Unlike · 2
Fahmi Charish Mustofa Komentar bapak Bambang Ardiantoro ini garis besarnya sama dgn komentar ptgs ukur : "pp24 itu penyederhanaan pp10" ketika sosialisasi pp24 tahun 97 silam pas sy msh cpns.
February 6 at 9:38pm · Edited · Like
Fahmi Charish Mustofa Kbrnya keg pemetaan desa lengkap muncul lg di Permen ATR KBPN no.1 thn 2015 ? Ada yg punya filenya?
Bambang Ardiantoro, Sigit Rachmawan, Sapta Nugraha, Febrie Effendi, Mansur Fahmi,
February 6 at 9:37pm · Like · 1
Bambang Ardiantoro Sy bukan petugas ukur namun s4 tekun simak revisi PP 24 yg batal mirip RUU Pertanahan yg juga ditarik oleh dpr ri. Makin yakin bhw kita terlalu ke-enak-an sederhanakn masalah stlah tugas di kanwil & kantah. Ayo back to basic laysni warga
February 6 at 9:45pm · Like
Paul Lani Mas Fahmi Charish Mustofa,info dari saya,,,,,skripsi IIP Jakarta,saya tulis ttg ,,Pelaksanaan Pendaftaran Tanah Secara Lengkap di Kelurahan Cempaka Putih Timur,kec Cempaka Putih,Jakarta Pusat. Cempaka Putih Timur sdh ditetapkan sebagai Desa Lengkap dil...See More
February 6 at 10:08pm · Unlike · 1
Paul Lani Selamat malam Pak Bambang Ardiantoro,ini Hal menarik. Bisa kita Gado2 lagi?? Utk Kopdar bahas Desa Lengkap??.. Bpk Ronsen Pasaribu,,setuju yah!!. hhhhhh,mumpung saya bisa ke Jakarta dari Subang.....
February 6 at 10:18pm · Like · 1
Fahmi Charish Mustofa Thks pak Paul Lani. Kebutuhan masy (societal pull) dan dukungan teknologi (technology push) telah nyata menjadikan cita pemetaan desa lgkp lbh mudah dan murah diwujudkan. Klo bdg sy lbh ke teknik pak, mknya diforum ini sy minta masukan dr segi hukumnya.
February 6 at 10:22pm · Like · 1
Edo Meteo Y. Tuka pemetaan desa lengkap. akan menghasilkan berbagai jenis peta dengan berbagai klasifikasi penggunaan.. jika peta yg dihasilkan semakin lengkap dan akuran, maka peta desa lengkap otomatis tersedia.. saatnya kemenag TR/BPN mengkalaborasikan kegiatan2 ini ...See More
February 6 at 10:36pm · Like
Bambang Ardiantoro Indah mencerahkan forum Kali ini. Andai kita dpt kopdar, ya. Sementara munkin bisa di Jkt dg p Ronsen Pasaribu, beliau mrangksp Plt dir LR. Ayo kita yakinkan PDL bs didukung pemda, asalkn kita mau terbuka, transparan, akuntabel
February 6 at 10:47pm · Unlike · 2
Ronsen Pasaribu Saya bukan ahli di pengukuran, tapi hanya sedikit pengalaman dan konsentrasi yang saya miliki ada di hak atas tanah, diblanded dengan penyelesaian konflik dan disempurnakan sekarang dengan pemberdayaan masayrakat. Waktu saya dibina oleh bpk Alm Purnomo...See More
February 6 at 10:55pm · Unlike · 4
Fahmi Charish Mustofa Kemitraan pemetaan bpn-pemkab sdg diinisiasi di grobogan, colek Mansur Fahmi, mgkn sbg semcam btk awal PDL. Metodenya pemetaan partisipatif dgn memberdayakan local-knowledge masy+aprt desa. Kanwil jateng dulu seingat saya jg pernah ada keg semacam itu dibawah komando bpk Bambang Sulistyo Widjanarko.
February 6 at 11:07pm · Like
Edo Meteo Y. Tuka jika "desain" ini..di baca para perancang di KMENAGTR/BPN RI, yg wajib didahulukan ya ini.....klo mengejar sertipikasi, tanpa mendesain terlebih dulu..sia2...sy sangat antusias kegiatan "supermini" Konsolidasi tanah.....banyangkan, begitu komplitnya pe...See More
February 7 at 5:36am · Unlike · 4
Fahmi Charish Mustofa Peraturan ttg prona atau legalisasi aset itu yg saya tunggu diundangkan pak Ronsen Pasaribu, kbrnya tinggal menunggu menkumham. Atau mgkn bpk berkenan berbagi draft aturan tsb? Klo tdk salah Permen ATR No.1 thn 2015. Terima kasih.
Setuju bro Edo Meteo Y. Tuka terutama bagian "kalo (hanya) mengejar sertipikasi....sia-sia "...See More
February 7 at 5:56am · Edited · Like
Ronsen Pasaribu Fahmi Charish Mustofa, silahkan unduh dari BPN RI pak.Intinya, prona itu menuju peta lengkap. Ada yg dirubah beberapa ketentuan, yangmenonjol adalah : 1. Lokasinya ditentukan Kepala Kantor, diawali daerah yang memang ekonomi rendah, ekonomi lemah. 2.)....See More
February 7 at 6:41am · Unlike · 3
Bambang Ardiantoro => bung @Edo, dulu saat beri materi kursus KT, sy slalu bilang: "KT smdg agraria mini" krna dari, oleh, untuk warga mulai awal minat/ide, perencanaan, Persiapan, pelaksanaan, konstruksi, phunian, pemanfaatan, pemeliharaan/perawatan, pengembangan, dst....See More
February 7 at 6:53am · Unlike · 1
Ronsen Pasaribu Jika telah sertipikat sekalipun tanpa pemberdayaan, "tidak lah sia-sia" sodaraku. Kepastian hak, kepastian batas, kepastian subjek da objek, adanya informasi pertanahan tentang satu desa akan memudahkan perencanaan pembangunan desa itu. Termasuk disana...See More
February 7 at 6:54am · Unlike · 3
Fahmi Charish Mustofa Terima kasih ilmunya pak.
Sejak kemarin2 saya ubek2 bpn.go.id kok belum nemu ya pak?
February 7 at 6:54am · Like
Bambang Sulistyo Widjanarko Pak Ronsen Pasaribu, silahkan jalan2 ke desa Sumberejo kec Kaliwungu Kendal oleh LSM Muri Lamtari sudah selesai dikerjakan MPBM mengurai sengketa tanah yg mangkrak karena permainan para spekulan or mafia tanah di lokasi strategis sehingga rakyat dirugi...See More
February 7 at 7:03am · Unlike · 4
Ronsen Pasaribu Bapak Joko Miko, bagus sekli saran bapak bagaimana standar alas hak untuk prona ini supaya tidak melaksanakan seperti program ajudikasi model lama itu. Jika kita paca pasalnya pak, dapat saya sampaikan disini bahwa sistim pendaftaran sistematik atau sp...See More
February 7 at 7:40am · Unlike · 1
Ronsen Pasaribu Bambang Sulistyo Widjanarko, MPBM, yang memberikan informasi lengkap dalam suatu desa lengkap, jika itu menjadi suatu program partisipatif masyarakat baik ada atau tidak dukungan pemerintah, maka bagus sekali menjadi objek Prona ini. Hanya saja untuk m...See More
February 7 at 7:44am · Unlike · 2
Bambang Sulistyo Widjanarko Bapak jangan lihat dari segi hukum positip saja, secara filosofi BPN tugasnya mengelola administrasi pertanahan soal desa dibawah kementrian apa ya tinggal koordinasi krn tdk tertibnya administrasi pertanahan di desa itu tanggung jawab BPN apa lagi sbg...See More
February 7 at 8:32am · Like · 1
Bambang Sulistyo Widjanarko Pak Ronsen Pasaribu, hasil MPBM itu di kuatkan dengan Peraturan Desa dalam rembug desa sehingga bisa dijadikan alas hak apalagi kalau dikuatkan dgn penetapan pengadilan bisa menuju sistem pendaftaran tanah positip.
February 7 at 8:34am · Like · 1
Fahmi Charish Mustofa Pak Joko Miko, mgkn sedang sibuk? Hehe
February 7 at 8:53am · Like
Novriansyah Rosyid skrg program ajudikasi kok udah gak ada ya. bisa buat desa lengkap tu program ajudikasi
February 7 at 10:56am · Unlike · 1
Tasrifin Muhammad Kalau ada temu darat saya ingin bergabung. Kapan ?
February 7 at 2:35pm · Like
Mansur Fahmi luar biasa pencerahan2 dr bpk2 senior... lbh menyemangati kami di BPN Grobogan u/ mwujudkan peta desa lengkap mlalui PEMETAAN PARTISIPATIF.. Pembagian peran: BPN sbg inisiator, kendali mutu dan tentu pengguna hasil. Pemkab & Pemdes: penyedia anggaran....See More
February 7 at 5:43pm · Unlike · 3
Fahmi Charish Mustofa Nah ini mas Mansur Fahmi sdh muncul, diskusi lbh gayeng krn ada yg sedang mempraktikkannya. Harapannya bisa ada masukan dr forum ini dan hasilnya dpt diadopsi sbg kebijakan bpn. Kt kuncinya efisiensi waktu dan biaya dpt menghasilkan PDL.
February 7 at 7:26pm · Like
Ronsen Pasaribu Pak Bambang Sulistyo Widjanarko dan Mansur Fahmi, pendataan P4T seperti apa yang dimaksudkan sebagai hasil MPBM yang dikuatkan dengan Peraturan Desa dalam rembuh desa, disebut bisa dijadikan alas hak apalagi kalau dikuatkan dengan penetapan pengadilan ...See More
February 7 at 7:27pm · Unlike · 3
Darmawan Tambahg "PDL", konon kabarnya dari PP 10/1961, yg berkeinginan mewujudkan terpetakannya bidang2 tanah secara bertahap desa demi desa, yg oleh pp 24/97 dianggap terlalu lamban... munculnya konsep "Peta Pendafatarn" tanah yg juga sebenarnya satuan wilayahnya ada...See More
February 7 at 8:18pm · Unlikei · 4
Bambang Sulistyo Widjanarko Mas Darmawan Tambahg itu semua sdh ada dlm MPBM hrs utuh satu desa shg batas desa juga hrs disetujui desa tetangganya. Kalau ditarik ke atas mk sp batas negara akan jelas krn merup kumpulan desa n kel.
February 7 at 9:37pm · Unlike · 2
Darmawan Tambahg Pak Bambang Sulistyo Widjanarko, makasih infonya bapak.... semoga pemikiran dan perbuatan bapak2 bernilai ibadah dan dapat dilanjutkan oleh generasi berikut.
February 7 at 9:55pm · Unlike · 1
Edo Meteo Y. Tuka saluta n obrigado...semua pemikiran, mengerucut kepada keinginan dan niat baik..melalui MATR/BPN..dapat mewujudkan harapan rakyat dgn program, guna mendukung akses ekonomi bangsa..
February 8 at 10:49am · Unlike · 1
Ronsen Pasaribu Maju terus pak, semua harus saling membantu dan bersinergi. Pemikiran bapak Kita seperti pak Bambang Sulistyo Widjanarko, patut kita hargai begitu juga yang masih aktif, mari kita berlomba membuat yang terbaik untuk lembaga ini. Pelayanan utamakan, rejeki Tuhan sudah atur sesuai pekerjaan masing-masing.
February 8 at 11:07am · Unlike · 1
Joko Miko Mas Fahmi Charish Mustofa, sori telat cos' baru diapprove admin kmrin. sebetulnya benar apa yg dikatakan senior2 kita di atas, bahwa pemetaan desa lengkap, pada dasarnya merupakan langkah awal dari pelaksanaan "pendaftaran tanah desa demi desa" yang d...See More
February 8 at 12:09pm · Unlike · 2
Fahmi Charish Mustofa Jd mas Joko Miko dan rekan2 semua, di titik ini satu kesimpulan telah jelas yakni PDL memiliki arti penting dan strategis dlm keg pendaftaran tanah RI sekaligus utk menuju aspek completeness sblm kita memasuki etape data mining -- e-Land Adm, namuuuun ...See More
February 8 at 1:25pm · Like
Ronsen Pasaribu Wah meanarik juga, kita tentu yunior dan senior harus menyatukan persepsi, karena bicara pp 10, kita sama2 belum pegawai kan Pak Fahmi Charish Mustofa. Jika kita boleh mengkambinghitamkan, maka pp 24 perlu dijadikan kambing hitam. Sayangnya, sebagai PN...See More
February 8 at 1:58pm · Unlike · 1
Ronsen Pasaribu colek Pak Oloan Sitorus, Ketua STPN.
February 8 at 2:02pm · Like
Bambang Sulistyo Widjanarko Bagaimana caranya tanah bisa membuat kesejahteraan rakyat ? Mana yang jadi prioritas ? Reforma Agraria ? MPBM dulu ? Prona dulu ? LMPDP/Ajudikasi ? Hayo peras otak bersama-sama para praktisi pertanahan.
Data bidang tanah di desa tersebut disimpan seca...See More
February 8 at 2:49pm · Unlike · 4
Fahmi Charish Mustofa Prof Oloan Sitorus, monggo...ditunggu rekan-rekan, hehe..
February 8 at 4:19pm · Edited · Like
Edo Meteo Y. Tuka nah tuh....dah di ekspose pak bambang...kegunaanx..bank data pertanahan dan simtanas, huruf a - n telah kita jalani pada beberapa keg. baik proyek maupun rutin, prioritasnya hardware, brainware, software sebagai pendukung smuax.. smoga MATR/BPN makin mantap....
February 8 at 9:06pm · Like · 1
Novriansyah Rosyid pemetaan desa lengkap menurut sy lebih bagus sekalian sertipikasi, seperti program ajudikasi/pap/lmpdp/ralas jaman dulu, tp sepertinya butuh biaya yg besar. Klo pemetaan desa lengkap seperti dlm kegiatan IP4T walaupun bermanfaat sbg basis data bpn, rasanya kok kurang bermanfaat langsung bagi masyarakat pemilik tanah, hehehee.
mohon dikoreksi jika salah, jayalah bpn
February 9 at 12:55am · Like
Comments
Post a Comment