Skip to main content

Alusiau: sebuah nasehat & lagu pernikahan (13 Juni 2009)

Maragam–ragam do anggo sita–sita di hita manisia (bermacam-macam cita-cita kita manusia)
Marasing–asing do anggo pangidoan diganup–ganup jolma (berbeda-beda permintaan dari setiap orang)
Hamoraon hagabeon hasangapon i do di lului na deba (kekayaan kejayaan kemuliaan itu yang dicari sebagian orang)
Di na deba tung asal tarbarita goar na tahe (di sebagian orang yang penting namanya terkenal)
Anggo di au tung asing do sita–sita asing pangidoanku (untuk aku sangat beda cita-cita, beda permintaanku)
Mansai ambal pe unang pola mangisa hamu tahe di au (walaupun aneh janganlah kalian mengejek aku)
Sasudena na hugoari i da dai saut di au (semua yang yang kunamai itu bukanlah untuk aku)
Sita – sita di au tung asing situtu do tahe (cita-cita untuk aku sangat berbeda)

[Reff:]
Tung holong ni roham i sambing do na hu parsita–sita (rasa rindumu itulah yang kucita-citakan)
Tung denggan ni basam, lagu mi do na hupaima–ima (indahnya hatimu, sikapmu itu yang kutunggu-tunggu)
Asi ni roham ma ito, unang loas au maila (rasa sayangmu itu ito, jangan biarkan aku malu)
Beha roham, dok ma hatam, Alusi au… (bagaimana hatimu, ucapkanlah katamu, jawablah aku)
Alu… si… au…(jawablah aku)
Alu… si… au…
Alu… si… au…
Di baheni alu… si… au
Alu… alusia, alusiau
(alusiau ito dah...)

tribute to my dear friends, RIP..

Nita Adriani Siregar, Riffi Hamdani Rangkuti and Rustam Eduard Purba

Comments

Popular posts from this blog

Nasyid SWARA BHUMI STPN Yogyakarta: sebuah catatan perjalanan

Background Alhamdulillah wa sholaatu ala Rasulillah Berawal di penghujung tahun 2013, ketika saya memulai jalan panjang di program S-3 Ilmu Teknik Geomatika, Departemen Teknik Geodesi UGM. Muncul gagasan-gagasan yang berkesinambungan dengan obrolan via telepon dengan Pak Mardianto (STPN 1998) dan Pak Jusvan (STPN 1998). Gagasan untuk re-mastering lagu-lagu nasyid Swara Bhumi. Langkah awal mesti diambil. Inventarisasi rekaman analog yang tersisa dari perjalanan sejarah SWAMI (1999 sd 2002) merupakan langkah awal yang baik. Setelah dodos-dodos (apa ya bahasa Indonesianya), ditemukanlah 2 kaset. Berbekal 2 kaset kompilasi SWAMI itu, yang merekam peristiwa-peristiwa: rekaman di Radio Arma 11, Live Performance di Brebes dan rekaman di Studio Retjo Buntung (album kolaborasi Swami, Justice Voice dan ust Fauzil Adhim: Agar Cinta Bersemi Indah “ACBI”), dimulailah proyek digitalisasi lagu-lagu SWAMI. Bersyukur, gayung bersambut. Pak Trisno (STPN 1998) dan Pak Sugiyanto (STPN 1998) berkenan menja...

Kenali Tanda-tanda Orang Yang Disejahterakan Allah

"Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya" (QS 39:73) Sungguh bahagia orang yang taqwa kepada Tuhannya. Dia akan selalu berada dalam kebaikan. Melalui tanda-tandanya, kamu dapat mengenalinya. - Dimanapun dia berada, kesucian selalu memancar di wajahnya, kedamaian selalu merambah kepada orang-orang di sekitarnya, kedermawanannya selalu mengalahkan kebutuhannya. - Dia tidak disusahkan dengan berkurangnya harta benda dan akalnya selalu berada di atas nafsunya. - Dengan kata-kata, dia selalu menebar keselamatan kepada siapa saja, yang dikenalnya atau tidak. Maka bila kamu ingin dikelompokkan ke dalam golongan orang-orang yang berbahagia tersebut, hendaklah kamu tidak pernah merasa letih untuk men...

Perjalanan Master Tesis

Memang tidak mudah menyusun karya tulis. Apalagi selevel tesis, yang menurut beberapa opini yang saya dengar, inilah level belajar meneliti. Kemarin dulu di level skripsi, belajar menulis. Nah yang bener-bener menulis dan meneliti ya nanti di level disertasi. Saya tidak hendak mengeluh. Saya hendak bercerita. Simak.