Hari ini, Jumat (ulang tahun Laily), sekitar jam setengah lima sore, aku mangkir dari acara PBB alasannya sakit ( O iyya , belum aku ceritain ya kalo aku kuliah lagi, terhitung mulai Agustus 1999 ini aku jadi mahasiswa STPN, ceritanya sambil jalan aja ya..). katanya sih sakit tapi kenyataannya saat ini aku tengah nongkrong di teras kamarku yang dilantai dua (Iic/13), menghadap ke pemandangan bebas. Jalan Titi Bumi di hadapanku. Ada sekitar 15-an rumah dalam jangkauan pandangku dan dua petak kecil sawah. Sepetak lagi tegalan bekas sawah yang ditanami kacang-kacangan.
Angin cukup semilir (sebetulnya angin tidak baik untuk kesehatanku saat ini), badan agak mendingan segernya setelah kelar ari mencuci dan mandi. (Saya ringkas saja ya sekitar keberangkatan saya ke STPN..) Saya berangkat tanggal 7 Agustus 1999. Malam sebelum keberangkatan saya adain sedikit acara perpisahan kecil-kecilan dengan temen-temen IKARI. Beberapa hari sebelumnya saya udah persiapan sebentuk kado ala kadarnya buat Laily, perhitungannya saya bakal tidak ada waktu di Yogya nanti. Kado itu saya titipkan ke seorang temen untuk dikirm sebelum tanggal 10Agustus 1999, biar nyampenya gak jauh-jauh dari tanggal 13.
Trus hari ini Laily ulang tahun. Kadonya dah nyampe belum ya? Pengen nelpon sekedar ngucapin selamat. Tapi agak ragu juga mengingat limitasi yang aku buat sendiri, takut kebablasan. Ah, Laily .. aku koq kangen ama suara kamu ya..
catatan : masa-masa awal STPN cukup berat saya lewati, ada kontradiksi di dalam, slide-slide yang berganti-ganti antara mentari dan gemintang-rembulan, uhh betapa menyesakkan membagi separuh nafas yang tertinggal sementara separuh nafas yang lain sudah saya titipkan anginuntuk di antar ke Kerinci (nyampe gak ya..)
Angin cukup semilir (sebetulnya angin tidak baik untuk kesehatanku saat ini), badan agak mendingan segernya setelah kelar ari mencuci dan mandi. (Saya ringkas saja ya sekitar keberangkatan saya ke STPN..) Saya berangkat tanggal 7 Agustus 1999. Malam sebelum keberangkatan saya adain sedikit acara perpisahan kecil-kecilan dengan temen-temen IKARI. Beberapa hari sebelumnya saya udah persiapan sebentuk kado ala kadarnya buat Laily, perhitungannya saya bakal tidak ada waktu di Yogya nanti. Kado itu saya titipkan ke seorang temen untuk dikirm sebelum tanggal 10Agustus 1999, biar nyampenya gak jauh-jauh dari tanggal 13.
Trus hari ini Laily ulang tahun. Kadonya dah nyampe belum ya? Pengen nelpon sekedar ngucapin selamat. Tapi agak ragu juga mengingat limitasi yang aku buat sendiri, takut kebablasan. Ah, Laily .. aku koq kangen ama suara kamu ya..
catatan : masa-masa awal STPN cukup berat saya lewati, ada kontradiksi di dalam, slide-slide yang berganti-ganti antara mentari dan gemintang-rembulan, uhh betapa menyesakkan membagi separuh nafas yang tertinggal sementara separuh nafas yang lain sudah saya titipkan anginuntuk di antar ke Kerinci (nyampe gak ya..)
Comments
Post a Comment