Skip to main content

Terjaga dan bermimpi

Laily, majalah sudah saya pasang kemari malam. Artikelmu juga nemplok di sana, hanya saja saya minta maaf, karena ulah temen yang ceroboh menumpahkan air sirup menyebabkan separo dari artikelmu rusak dan nyaris tak terbaca lagi, sehingga dengan sangat terpaksa saya potong bagian yang rusak itu. Sungguh, saya sangat sesalkan kejadian ini. Padahal engkau kerjakan artikel dengan semaksimal waktu dan kemampuan.

Saya tahu. Saya yakin. Saya merasakan.

Yang unik artikel  yang rusak itu pulalah yang jadi modal pembuatan mading edisi bulan itu. Dengan  modal artikel itu, iyya! Yang Cuma satu itu! Saya gebrak semangat temen-temen untuk membuat majalah. Padahal biasanya saya butuh minimal 10 artikel hanya untuk memancing mood membuat majalah, itupun semuanya baru bisa selesai subuh dinihari, dengan start kerja jam 20.00 !! Beda dengan malam itu, saya cuman butuh waktu kurang- lebih 3 jam (dari 19.30 sd. 22.30) untuk menyelesaikan mading.

Sungguh fantastis energi yang engkau picu pada diri saya. Dan memang sengaja menggunakan daya magismu itu untuk menimbulkan gelembung energi di dada. Saat ini mungkin engkau belum akan paham ( sory kalau ini kesannya under-estimate), namun seiring perjalanan kedewasaan hal semacam ini akan menjadi jelas bagimu, yaiutu segala bentuk relasi rasadan karsa ( uuhh teori!).

Untuk hal ini, untuk memanfaatkan daya magismu itu, sepertinya saya harus meminta maaf lagi dan mohon permaklumanmu, karena tidak meminta kesepakatanmu terlebih dahulu.

Kemudian Lail, setelah majalah selesai, pada jam 22.30, saya pulang. Dan kamu tahu, saya langsung terbaring lemas di tempat tidur. Entah kenapa seluruh ruang tendon otot saya seperti hampa, seperti tersedot habis glikogennya. Lunglai, gak bisa bergerak, bahkan untuk memejamkan kelopak mata sekalipun. Jadilah jiwa saya saja, yang lelah, yang tertidur

Tertidur...bersimpi...terjaga.
Tertidur lagi...bermimpi lagi...terjaga lagi.
Mencoba tidur, tapi justru mimpi yang menjelang
dan pagi pun sebentar kemudian juga menjelang...
Coba engkau katakan padaku
Apa yang seharusnya aku lakukan
Bila larut tiba wajahmu terbayang
Kerinduan ini semakin dalam
Coba engkau dengar lagu ini
Aku yang tertidur dan tengah bermimpi
langit-langit kamar jadi penuh gambar
wajahmu yang bening sejuk segar.
(Ebiet: Senandung Rindu)

Comments

Popular posts from this blog

Kenali Tanda-tanda Orang Yang Disejahterakan Allah

"Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya" (QS 39:73) Sungguh bahagia orang yang taqwa kepada Tuhannya. Dia akan selalu berada dalam kebaikan. Melalui tanda-tandanya, kamu dapat mengenalinya. - Dimanapun dia berada, kesucian selalu memancar di wajahnya, kedamaian selalu merambah kepada orang-orang di sekitarnya, kedermawanannya selalu mengalahkan kebutuhannya. - Dia tidak disusahkan dengan berkurangnya harta benda dan akalnya selalu berada di atas nafsunya. - Dengan kata-kata, dia selalu menebar keselamatan kepada siapa saja, yang dikenalnya atau tidak. Maka bila kamu ingin dikelompokkan ke dalam golongan orang-orang yang berbahagia tersebut, hendaklah kamu tidak pernah merasa letih untuk men...

Don't Become a Scientist!

Apakah Anda berpikir untuk menjadi seorang ilmuwan? Apakah Anda ingin mengungkap misteri alam, melakukan eksperimen atau melakukan perhitungan untuk mempelajari cara kerja dunia? Lupakan! Sains itu menyenangkan dan mengasyikkan. Sensasi penemuan itu unik. Jika Anda cerdas, ambisius dan pekerja keras, Anda harus mengambil jurusan sains sebagai sarjana. Tapi cukup segitu saja. Setelah lulus, Anda harus berurusan dengan dunia nyata. Itu berarti Anda tidak perlu mempertimbangkan untuk lulus sekolah dalam sains. Sebaliknya, lakukan sesuatu yang lain: sekolah kedokteran, sekolah hukum, komputer atau teknik, atau sesuatu yang menarik bagi Anda. Mengapa saya (seorang profesor fisika) mencoba untuk mencegah Anda dari mengikuti jalur karier yang berhasil bagi saya? Karena zaman telah berubah (saya menerima gelar Ph.D saya pada tahun 1973, dan resmi jadi ilmuwan tahun 1976). Ilmu pengetahuan Amerika tidak lagi menawarkan jalur karier yang masuk akal. Jika Anda lulus sekolah sains, itu ber...

Geoportal sebagai implementasi Infrastruktur Data Spasial (IDS)

Geoportal adalah salah satu contoh implementasi IDS Global (GSDI = Global Spatial Data Infrastructure ) yang memanfaatkan tekologi web. Portal di GSDI disebut Geoportal yang memiliki motto “kebebasan yang bersatu” – freedom united [1]. Motto “kebebasan yang bersatu” mencerminkan fakta bahwa geoportal adalah jaringan portal yang didirikan oleh berbagai organisasi, masing-masing dengan otonomi sendiri, tetapi bekerja dalam satu set aturan. Berikut diuraikan secara singkat geoportal dalam perjalanan sejarah GSDI di beberapa negara di dunia.