Skip to main content

Mother Love

I’ve walked too long in this lonely lane
I’ve had enough of this same old game
I’m a man of the world they say that I’m strong
But my hearth is heavy my hope is gone

Out in the city in the cold world outside
I don’t want pity just a safe place to hide
Mama please let me back inside

My body’s aching but I can’t sleep
Got such a feeling as the sun goes down
I’m coming home to my sweet Mother Love....
(Queen)

Settingnya di pra dan pasca pemilihan ketua IKARI VII, saya merangkap di IKARI 08 dan di IKARI VII, perjuangan yang berat. Kurun waktu ini saya banyak belajar bagaimana jadi seorang pemimpin. Berat. Sendirian. Kesepian.

Saban hari penginnya lari dari masalah yang mengepung, maunya jadi petani di lereng gunung yang sepi aja. Ah gak jadi. Sama saja. Setiap nafas masih bisa dipetik di situlah berakar problema, entah mau jadi petani, sopir, presiden, ketua ikari atau apalah, hidup adalah risiko. Risiko menghadapi masalah. Ada banyak pilihan. Setiap pilihan memiliki risikonya masing-masing. Tidak bisa tidak, harus memilih.

Akhirnya saya jalani apa adanya. Dua-duanya. Ya di IKARI 08 , ya diIKARI VII. Bagi saya jamaah masjid RW 08 (IKARI 08) adalah orang tua asuh saya, dan jamaah masjid RW VII (IKARI VII) adalah orang tua kandung saya. Kepada keduanya saya harus menunjukkan loyalitas.

Loyalitas yang saya tunjukkan, saya merasa, sudah maksimal. Saya tidak peduli penilaian orang. Saya hanya takut divonis Allah, khawatir amat sangat vonis ‘tangan kiri’ yang menimpa, dan takut tidak pernah ‘dilirik’ oleh-Nya. Takut saya adalah takut ada lagi harapan. Karena harapan adalah nyawa sejati kehidupan. .
But in hope I breath, at the rainbow’s end, waiting for something to fall from the sky..

Comments

Popular posts from this blog

Nasyid SWARA BHUMI STPN Yogyakarta: sebuah catatan perjalanan

Background Alhamdulillah wa sholaatu ala Rasulillah Berawal di penghujung tahun 2013, ketika saya memulai jalan panjang di program S-3 Ilmu Teknik Geomatika, Departemen Teknik Geodesi UGM. Muncul gagasan-gagasan yang berkesinambungan dengan obrolan via telepon dengan Pak Mardianto (STPN 1998) dan Pak Jusvan (STPN 1998). Gagasan untuk re-mastering lagu-lagu nasyid Swara Bhumi. Langkah awal mesti diambil. Inventarisasi rekaman analog yang tersisa dari perjalanan sejarah SWAMI (1999 sd 2002) merupakan langkah awal yang baik. Setelah dodos-dodos (apa ya bahasa Indonesianya), ditemukanlah 2 kaset. Berbekal 2 kaset kompilasi SWAMI itu, yang merekam peristiwa-peristiwa: rekaman di Radio Arma 11, Live Performance di Brebes dan rekaman di Studio Retjo Buntung (album kolaborasi Swami, Justice Voice dan ust Fauzil Adhim: Agar Cinta Bersemi Indah “ACBI”), dimulailah proyek digitalisasi lagu-lagu SWAMI. Bersyukur, gayung bersambut. Pak Trisno (STPN 1998) dan Pak Sugiyanto (STPN 1998) berkenan menja...

Don't Become a Scientist!

Apakah Anda berpikir untuk menjadi seorang ilmuwan? Apakah Anda ingin mengungkap misteri alam, melakukan eksperimen atau melakukan perhitungan untuk mempelajari cara kerja dunia? Lupakan! Sains itu menyenangkan dan mengasyikkan. Sensasi penemuan itu unik. Jika Anda cerdas, ambisius dan pekerja keras, Anda harus mengambil jurusan sains sebagai sarjana. Tapi cukup segitu saja. Setelah lulus, Anda harus berurusan dengan dunia nyata. Itu berarti Anda tidak perlu mempertimbangkan untuk lulus sekolah dalam sains. Sebaliknya, lakukan sesuatu yang lain: sekolah kedokteran, sekolah hukum, komputer atau teknik, atau sesuatu yang menarik bagi Anda. Mengapa saya (seorang profesor fisika) mencoba untuk mencegah Anda dari mengikuti jalur karier yang berhasil bagi saya? Karena zaman telah berubah (saya menerima gelar Ph.D saya pada tahun 1973, dan resmi jadi ilmuwan tahun 1976). Ilmu pengetahuan Amerika tidak lagi menawarkan jalur karier yang masuk akal. Jika Anda lulus sekolah sains, itu ber...

Kenali Tanda-tanda Orang Yang Disejahterakan Allah

"Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya dibawa ke dalam surga berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya, kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya" (QS 39:73) Sungguh bahagia orang yang taqwa kepada Tuhannya. Dia akan selalu berada dalam kebaikan. Melalui tanda-tandanya, kamu dapat mengenalinya. - Dimanapun dia berada, kesucian selalu memancar di wajahnya, kedamaian selalu merambah kepada orang-orang di sekitarnya, kedermawanannya selalu mengalahkan kebutuhannya. - Dia tidak disusahkan dengan berkurangnya harta benda dan akalnya selalu berada di atas nafsunya. - Dengan kata-kata, dia selalu menebar keselamatan kepada siapa saja, yang dikenalnya atau tidak. Maka bila kamu ingin dikelompokkan ke dalam golongan orang-orang yang berbahagia tersebut, hendaklah kamu tidak pernah merasa letih untuk men...